EARLY CHILDHOOD EDUCATION AND DEVELOPMENT (ECED)

Pedoman PAUD Unggulan

pedoman-unggulan-paud1

 PEDOMAN

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN NON-FORMAL DAN INFORMAL

DIREKTORAT PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

2009

i

PENGANTAR

Sejak dibentuknya Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) tahun

2001, perhatian dan peranserta masyarakat terhadap PAUD Nonformal

semakin menggembirakan. Perkembangan ini tentu tidak luput dari adanya

dukungan berbagai pihak untuk bersama-sama memajukan PAUD di

Indonesia. Kami menyadari keberhasilan saat ini masih bersifat kuantitas,

oleh karena itu program ke depan difokuskan pada perluasan layanan dan

peningkatan kualitas layanan yang lebih baik.

Peningkatan kualitas layanan PAUD diupayakan melalui berbagai

kegiatan, antara lain peningkatan mutu pendidik dan tenaga kependidikan,

penguatan kelembagaan dan kerjasama dengan pendidikan tinggi.

Perluasan layanan terus dilakukan melalui sosialisasi dan diversifikasi

program layanan bersinergi dengan berbagai lembaga yang telah ada di

masyarakat. Berbagai program dana bantuan dilaksanakan, seperti Bantuan

Rintisan Program, Bantuan Kelembagaan, Bantuan Kerjasama, Bantuan

Pusat Unggulan Program PAUD, dan Bantuan Rintisan Program Pos PAUD

di Daerah Terpencil.

Untuk menjamin ketepatan sasaran dan penggunaan dana bantuan

tersebut, maka perlu adanya

 

 

 

Pedoman Penyaluran Dana Bantuan Pusat

Unggulan Program PAUD Tingkat Desa/Kelurahan/Kecamatan,

Kabupaten/Kota, dan Provinsi.

 

 

 

Pedoman ini memuat garis besar aturan

sesuaikan dengan aturan yang berlaku. Namun demikian tidak menutup

kemungkinan untuk dijabarkan lebih lanjut oleh Daerah ke dalam petunjuk

pelaksanaan sesuai dengan kebijakan daerah sepanjang tidak bertentangan

dengan Pedoman ini.

Akhirnya kami mohon kepada para pengguna pedoman ini untuk

memberikan saran demi penyempurnaan di masa yang akan datang.

Ucapan terimakasih kami sampaikan kepada semua pihak yang telah ikut

andil demi tersusunnya pedoman ini. Semoga pedoman ini bermanfaat.

Jakarta, Januari 2009

Direktur Pendidikan Anak Usia Dini

Dr. Sudjarwo., MSc

NIP 130890300

 

 

ii

SAMBUTAN

Berkembangnya PAUD Nonformal hingga saat ini karena partisipasi

berbagai

 

 

 

stakeholders

yang yang terus mendorong, memprakarsai,

melaksanakan, dan memberikan masukan untuk perbaikan program PAUD.

Dukungan

 

 

 

Stakeholder

tentunya didasari dengan kesadaran tentang

pentingnya PAUD untuk perbaikan bangsa Indonesia di masa depan.

Dukungan tersebut tidak semata-mata karena

 

 

 

trend

yang hanya sesaat.

Sinergisme antara pemerintah dengan masyarakat dalam perluasan

layanan PAUD harus mulai diimbangi dan ditingkatkan menjadi peningkatan

kualitas program. Berbagai kebijakan, program rintisan, dan dukungan dana

bantuan merupakan stimulan bagi masyarakat untuk terus berkiprah dalam

perluasan dan peningkatan kualitas program PAUD Nonformal dan Informal.

Dengan tetap berpegang pada prinsip ”dari, oleh dan untuk masyarakat”,

serta layanan yang ”mudah, murah tetapi tetap mengedepankan mutu”

maka PAUD Nonformal dan Informal diharapkan tidak hanya berkembang

secara kuantitas tetapi juga secara kualitas.

Pedoman ini penting artinya sebagai acuan bagi para pembina dan

penanggung jawab PAUD Nonformal dan Informal di lapangan agar dana

stimulan yang masih sangat terbatas dari pemerintah dapat dimanfaatkan

secara tepat, benar dan optimal sesuai dengan kebijakan yang telah

digariskan pemerintah.

Akhirnya saya sampaikan selamat bekerja. Semoga pedoman ini ada

manfaatnya.

Jakarta, Januari 2009

Direktur Jenderal

Pendidikan Non Formal dan Informal

Hamid Muhammad, Ph.D

NIP 131291766

 

 

iii

DAFTAR ISI

PENGANTAR i

SAMBUTAN ii

DAFTAR ISI iii

BAB I KETENTUAN UMUM 1

A. Latar Belakang 1

B. Dasar 2

C. Tujuan 2

D. Pengertian 2

BAB II KETENTUAN UMUM 4

A. Sasaran Program 4

B. Persyaratan Umum Penerima Dana Bantuan Pusat

Unggulan 4

C. Hak, Kewajiban dan Sanksi Penerima Dana Pusat

Unggulan 4

D. Keberlangsungan Program 5

BAB III KETENTUAN KHUSUS 7

A. Pengembangan Pusat Unggulan PAUD Tingkat

Desa/Kelurahan/Kecamatan 7

B. Pengembangan Pusat Unggulan PAUD Tingkat

Kabupaten/Kota 9

C. Pengembangan Pusat Unggulan PAUD Tingkat

Provinsi 11

BAB IV PENYAMPAIAN DAN PENILAIAN PROPOSAL 14

A. Penyusunan Proposal 14

B. Sistematika Proposal 14

C. Penyampaian Proposal 16

D. Tim Penilai 16

E. Kriteria Penilaian 17

F. Langkah-langkah Penilaian 17

iv

BAB V PELAPORAN DAN PERTANGGUNGJAWABAN 19

A. Umum 19

B. Pengelolaan Administrasi Keuangan 20

C. Laporan Akhir 20

Lampiran 1 Daftar Lembaga Pengusul Proposal 24

Lampiran 2 Contoh Format Penilaian 25

Lampiran 3 Contoh Format Tabulasi Hasil Penilaian Tahap I 28

Lampiran 4 Contoh Format Penilaian Lapangan 29

Lampiran 5 Contoh Format Tabulasi Hasil Akhir Penilaian 31

Lampiran 6 Contoh Berita Acara Penilaian Proposal 32

Lampiran 7 Contoh Laporan Perkembangan Penggunaan Dana 34

1

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Peningkatan layanan pendidikan merupakan salah satu kebijakan

Departemen Pendidikan Nasional termasuk diantaranya peningkatan

layanan program Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Program PAUD

merupakan salah satu program utama yang dicanangkan dalam

Rencana Pembangunan Jangka Menengah tahun 2005 – 2009 untuk

bidang pendidikan. Konsekuensi dari kebijakan tersebut, adanya

peningkatan target APK yang harus dicapai pada tahun 2009 sebesar

53% dan berkurangnya disparitas layanan PAUD di daerah perkotaan

dan pedesaan sebesar 2%.

Tuntutan lain yang harus dipenuhi program PAUD adalah

peningkatan kualitas layanan di semua lini dan semua wilayah. Upaya

peningkatan kualitas dilakukan dengan banyak cara diantara yang

sudah dilakukan adalah; pelatihan untuk pendidik dan tenaga

kependidikan, magang, pendampingan, workshop, dan berbagai lomba

untuk melahirkan program-program inovatif.

Peningkatan mutu program tidak saja ditujukan kepada pelaksana

program tetapi juga ditujukan kepada lembaga PAUD, dengan harapan

segera bermunculan lembaga-lembaga PAUD yang kuat dalam

pengelolaan dan tepat dalam pelaksanaan program. Untuk

kepentingan tersebut Direktorat PAUD mengembangkan Pusat

Unggulan PAUD tingkat Desa/Kelurahan/Kecamatan, Kabupaten/ Kota,

dan Provinsi. Program unggulan dipandang strategis untuk saling

membelajarkan antar penyelenggara program PAUD di tiap tingkatan.

Melalui pengamatan dan praktek langsung di lembaga yang sudah

lebih mapan diharapkan dapat mempercepat peningkatan kualitas

pembelajaran PAUD.

Agar pemilihan Pusat Unggulan PAUD Tingkat

Desa/Kelurahan/Kecamatan, Kabupaten/Kota dan Provinsi tepat

sasaran maka diperlukan Pedoman penyaluaran dan Bantuan Pusat

Unggulan PAUD Tingkat Desa/Kelurahan/Kecamatan, Kabupaten/Kota

dan Provinsi.

2

B. Dasar

1. Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan

Nasional;

2. Peraturan Pemerintah Nomor 19 tentang Standar Nasional

Pendidikan.

3. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 31 Tahun 2007

tentang Organisasi dan Tata Kerja Direktorat Jenderal Pendidikan

Non Formal dan Informal, Departemen Pendidikan Nasional;

4. Rencara Strategis (Renstra) Departemen Pendidikan Nasional

Tahun 2005-2009

C. Tujuan

1. Terbentuknya Pusat Unggulan PAUD Tingkat Desa/Kelurahan/

Kecamatan, Kabupaten/Kota, dan Provinsi sebagai pusat magang,

percontohan, dan peningkatan kualitas layanan program PAUD

yang sesuai dengan kondisi, potensi dan budaya di tingkat

Desa/Kelurahan/Kecamatan, Kabupaten/Kota, dan Provinsi.

2. Terselenggaranya program pembelajaran yang berpusat kepada

anak dan sesuai tahapan tumbuh kembang anak.

3. Tersedianya tempat rujukan untuk magang, pelatihan, dan

peningkatan kualitas pembelajaran PAUD di wilayahnya.

D. Pengertian

Dalam pedoman ini yang dimaksud dengan:

1. Pusat Unggulan PAUD Tingkat Desa/Kelurahan/Kecamatan adalah

lembaga/satuan pendidikan anak usia dini jalur nonformal yang

diberikan dana bantuan untuk meningkatkan kualitas program

hingga siap dijadikan sebagai Pusat Unggulan PAUD Tingkat

Desa/Kelurahan/Kecamatan.

2. Pusat Unggulan PAUD Tingkat Kabupaten/Kota adalah

lembaga/satuan pendidikan anak usia dini jalur nonformal yang

diberikan dana bantuan untuk meningkatkan kualitas program

hingga siap dijadikan sebagai Pusat Unggulan PAUD Tingkat

Kabupaten/Kota.

3. Pusat Unggulan PAUD Tingkat Provinsi adalah lembaga/satuan

pendidikan anak usia dini jalur nonformal yang diberikan dana

3

dana bantuan untuk meningkatkan kualitas program hingga siap

dijadikan sebagai Pusat Unggulan PAUD Tingkat Provinsi.

4

BAB II

KETENTUAN UMUM

A. Sasaran Program

Sasaran program Pusat Unggulan PAUD Tingkat

Desa/Kelurahan/Kecamatan, Kabupaten/Kota dan Provinsi adalah

lembaga/satuan pendidikan anak usia dini pada jalur pendidikan

nonformal yang sudah berkembang dan berpotensi untuk pusat

unggulan PAUD di wilayahnya baik dalam bentuk Taman Penitipan

Anak dan/atau Kelompok Bermain dan/atau Satuan PAUD Sejenis.

B. Persyaratan Umum Penerima Dana Bantuan Pusat

Unggulan

1. SK Penetapan Lembaga atau Ijin operasional dari Dinas

Pendidikan Kabupaten/ Kota setempat.

2. Akta Notaris

3. Memiliki rekening aktif atas nama lembaga/perkumpulan bukan

atas nama pribadi.

4. Memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

5. Memiliki struktur dan kepengurusan yang jelas.

6. Memperoleh Surat Rekomendasi dari Dinas Pendidikan setempat

dan dari Himpaudi dan atau Forum PAUD setempat atau setingkat

di atasnya.

7. Mengajukan Proposal yang memberikan gambaran secara konkrit

tentang profil lembaga dan program PAUD yang telah

dikembangkan.

C. Hak, Kewajiban dan Sanksi Penerima Dana Pusat Unggulan

1. Hak:

a. Mendapatkan dana Pengembangan Pusat Unggulan PAUD

Non-Formal sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam

Akad Kerjasama;

b. Mendapatkan pembinaan dalam pelaksanaan dan

pengembangan program dari pembina teknis.

5

2.

 

 

 

Kewajiban:

Lembaga yang sudah terpilih sebagai Pusat Unggulan PAUD

Tingkat Desa/Kelurahan/Kecamatan, Kabupaten/Kota dan Provinsi

berkewajiban dalam:

a. Menyelenggarakan program PAUD inovatif.

b. Memberikan dorongan kepada masyarakat/orang tua/lembaga

lain untuk berpartisipasi dalam program PAUD.

c. Memberikan informasi dan bimbingan kepada lembaga PAUD

di wilayahnya (pelatihan, magang, pendampingan, tempat

orbservasi, dan lainnya).

d. Memperluas layanan PAUD utamanya bagi anak usia 0-6

tahun dari keluarga menengah ke bawah.

e. Menjamin pelaksanaan Program PAUD yang

berkesinambungan dan melakukan diversifikasi program baru.

f.

 

 

 

Melaksanakan semua ketentuan dalam akad kerjasama.

g.

 

 

 

Menggunakan dana yang diterima sesuai dengan proposal

yang diajukan.

 

 

h.

 

 

 

Membuat dan menyampaikan laporan program dan

pertanggungjawaban dana sesuai dengan ketentuan yang

berlaku.

3.

 

 

 

Sanksi:

a. Penerima dana Unggulan yang dinilai pihak Dinas

Pendidikan/Satuan Provinsi atau Pusat tidak dapat

melaksanakan semua ketentuan sesuai dengan kesepakatan

yang tercantum dalam Akad Kerjasama sehingga berakibat

menghambat pelaksanaan program, harus

mempertanggungjawabkan dan mengembalikan semua dana

yang telah diterima dengan dilengkapi berita acara

pengembalian.

b. Penerima dana Unggulan yang dinilai pihak Dinas

Pendidikan/Satuan Kerja Provinsi atau Pusat menggunakan

dana bantuan tidak sesuai dengan peruntukan atau alokasi

yang diajukan dalam proposal harus mengembalikan

sejumlah dana yang digunakan tidak sebagaimana mestinya.

D. Keberlangsungan Program

1.

 

 

 

Lembaga PAUD Terpilih wajib terus melestarikan kesinambungan

6

program dan menyebarluaskan inovasi yang telah

dikembangkannya ke lembaga-lembaga PAUD di sekitarnya

sebagai pola atau model dan dapat diterapkan secara mandiri oleh

masyarakat dan lembaga PAUD di sekitarnya.

2.

 

 

 

Untuk menjaga keberlangsungan program, penerima dana rintisan

dapat menjalankan usaha-usaha penggalian dana yang tidak

bertentangan dengan perundangan yang ada, termasuk

menerima peserta didik dari keluarga mampu agar terjadi subsidi

silang.

 

 

7

BAB III

KETENTUAN KHUSUS

A. Pengembangan Pusat Unggulan PAUD Tingkat Desa/

Kelurahan/Kecamatan

1. Karakteristik Program

Pusat Unggulan PAUD Tingkat Desa/Kelurahan/Kecamatan adalah

lembaga/satuan pendidikan anak usia dini jalur nonformal yang

memiliki ciri-ciri:

a. Memiliki anak didik minimal 20 orang anak kelompok usia 2-4

tahun.

b. Memiliki dan menggunakan rencana pembelajaran yang

disusun berdasarkan kurikulum yang dikembangkan sendiri

oleh lembaga;

c. Memiliki rencana pembelajaran (setidaknya rencana tahunan

dan harian), yang dipergunakan minimal dalam satu tahun

terakhir

d. Menggunakan pendekatan pembelajaran aktif yang

memperlihatkan kegiatan anak yang beragam sesuai dengan

minat belajarnya;

e. Memiliki catatan/laporan hasil pemantauan tumbuh kembang

anak.

f. Memiliki program pendukung lainnya sebagai penguat

program PAUD sehingga dapat dijadikan sebagai model bagi

lembaga PAUD yang ada di wilayah

Desa/Kecamatan/Kecamatan yang bersangkutan.

2.

 

 

 

Karakteristik Lembaga:

a. Memiliki Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga

Lembaga.

b. Memiliki gedung sendiri dengan luas tanah/gedung

keseluruhan minimal 200 m

 

 

 

2

dan gedung/bangunan minimal

150 m

 

 

 

2

c. Tingkat pendidikan pendidik minimal SMU/K dan telah

mendapat pelatihan PAUD dan memiliki pengalaman kerja

minimal satu tahun

d. Memiliki ratio pendidik:anak sekitar 1:10 – 15

8

e. Memiliki alat permainan yang mendukung kegiatan main

sensori-motorik, main peran dan main pembangunan dengan

jumlah memadai (sebanding dengan jumlah peserta didik).

f. Aktif dalam organisasi PAUD (Himpaudi dan/atau Forum

PAUD).

3.

 

 

Besar Dana Program

Besarnya dana bantuan untuk PAUD Unggulan tingkat

Desa/Kelurahan/Kecamatan sebesar Rp.

 

 

 

50.000.000,- (lima puluh

juta rupiah)

 

 

 

.

Dana program hanya diberikan satu kali dan tidak

ada dana lanjutan pada tahun berikutnya.

 

 

4.

 

 

Pemanfaatan Dana untuk:

a. Studi banding ke lembaga PAUD/pengelola program PAUD

tingkat Kabupaten/Kota atau Propinsi maksimal 10% dari nilai

bantuan yang diterima.

b. Peningkatan Kuliatas pendidik melalui pelatihan dan magang

di lembaga yang direkomendasikan oleh Direktorat PAUD,

maksimal 30%

c. Sosialisasi kepada masyarakat maksimal 10% dari nilai

bantuan yang diterima.

d. Pengadaan sarana pembelajaran termasuk alat permainan

edukatif di dalam dan di luar ruangan maksimal 20% dari nilai

bantuan yang diterima.

e. Pengadaan mebelair dan renovasi ringan maksimal 5% dari

nilai bantuan yang diterima.

f. Bantuan untuk peningkatan mutu pendidik atau pengasuh dari

lembaga sekitar maksimal 15% dari nilai bantuan yang

diterima (magang, pelatihan, pendampingan, observasi,

workshop,seminar, dll).

g. Penyelenggaraan proses pembelajaran (insentif pendidik dan

tenaga kependidikan; ATK dan bahan habis pakai) maksimal

15% dari nilai bantuan yang diterima.

h. Pengembangan bahan belajar lokal maksimal 10% dari nilai

bantuan yang diterima.

i. Pengembangan proses pembelajaran yang inovatif maksimal

10 %

j. Dana subsidi pendidikan untuk anak dari keluarga tidak

mampu selama 1 tahun sebesar 10%.

9

Prosentase keseluruhan penggunaan dana tersebut diatas

adalah 100%.

B. Pengembangan Pusat Unggulan PAUD Tingkat

Kabupaten/Kota

1. Karakteristik Program

Pusat Unggulan PAUD Tingkat Kabupaten/Kota adalah

lembaga/satuan pendidikan anak usia dini jalur nonformal yang

memiliki ciri-ciri:

a. Memiliki anak didik minimal 30 orang anak kelompok usia 2 –

4 tahun.

b. Memiliki dan menggunakan rencana pembelajaran yang

disusun berdasarkan kurikulum yang dikembangkan sendiri

oleh lembaga;

c. Memiliki rencana pembelajaran (setidaknya rencana tahunan

dan harian), yang dipergunakan minimal dalam satu tahun

terakhir.

d. Menggunakan pendekatan pembelajaran aktif yang

memperlihatkan kegiatan anak yang beragam sesuai dengan

minat belajarnya;

e. Memiliki catatan/laporan hasil pemantauan tumbuh kembang

anak, dan melakukan deteksi dini perkembangan anak.

f. Mengembangkan program layanan PAUD holistik, yang

dibuktikan dengan adanya program makan bersama,

pemeriksaan kesehatan dasar (pengukuran berat badan dan

tinggi badan dipandu oleh Tim Kesehatan).

g. Melayani minimal 2 jenis program PAUD (minimal Kelompok

Bermain dan Pos PAUD atau Taman Penitipan Anak dan Pos

PAUD) yang berpihak pada sasaran anak usia dini dari

kelompok menengah ke bawah selama 3 tahun.

h. Memiliki program pendukung lainnya sebagai penguat

program PAUD sehingga dapat dijadikan sebagai model bagi

lembaga PAUD yang ada di wilayah Kabupaten/Kota yang

bersangkutan.

2. Karakteristik Lembaga:

a. Memiliki Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga

Lembaga.

b. Memiliki Struktur Kepengurusan Lembaga yang jelas.

10

c. Memiliki gedung sendiri dengan luas tanah/gedung

keseluruhan minimal 40 x 5 m2 (200 m2) yang dapat

digunakan kegiatan in dan out door.

g. Memiliki minimal 25% pendidik dengan tingkat pendidikan S1

dan telah mendapat pelatihan PAUD baik dilakukan di tingkat

Provinsi maupun dan tingkat nasional.

h. Rata-rata pendidik memiliki pengalaman kerja di bidang

penanganan anak usia dini minimal satu tahun

i. Memiliki ratio pendidik:anak sekitar 1:10 – 15

j. Memiliki alat permainan yang mendukung kegiatan main

sensori-motorik, main peran dan main pembangunan dengan

jumlah memadai (sebanding dengan jumlah peserta didik).

3. Besar Dana Program

Besarnya dana bantuan untuk PAUD Unggulan tingkat

Kabupaten/Kota sebesar Rp.

 

 

 

150.000.000,- (seratus lima puluh

juta rupiah)

 

 

 

.

Dana program hanya diberikan satu kali dan tidak

ada dana lanjutan pada tahun berikutnya.

 

 

4. Pemanfaatan Dana untuk:

a. Studi banding ke lembaga PAUD/pengelola program PAUD

tingkat Propinsi atau Nasional maksimal 10% dari nilai bantuan

yang diterima Peningkatan Kuliatas pendidik melalui pelatihan

dan magang di lembaga yang direkomendasikan oleh

Direktorat PAUD, maksimal 30%

b. Sosialisasi kepada masyarakat maksimal 10% dari nilai

bantuan yang diterima.

c. Pengadaan sarana pembelajaran termasuk alat permainan

edukatif di dalam dan di luar ruangan maksimal 20% dari nilai

bantuan yang diterima.

d. Pengadaan mebelair dan renovasi ringan maksimal 5% dari

nilai bantuan yang diterima.

e. Bantuan untuk peningkatan mutu pendidik atau pengasuh dari

lembaga sekitar (magang, pelatihan, pendampingan, observasi,

workshop,seminar, dll) maksimal 15% dari nilai bantuan yang

diterima.

f. Penyelenggaraan proses pembelajaran (insentif pendidik dan

tenaga kependidikan; ATK dan bahan habis pakai) maksimal

15% dari nilai bantuan yang diterima.

11

g. Pengembangan bahan belajar lokal maksimal 10% dari nilai

bantuan yang diterima.

h. Pengembangan proses pembelajaran yang inovatif maksimal

10 %.

i. Dana subsidi pendidikan untuk anak dari keluarga tidak

mampu selama 2 tahun sebesar minimal 10%.

Prosentase keseluruhan penggunaan dana tersebut diatas

adalah 100%.

C. Pengembangan Pusat Unggulan PAUD Tingkat Provinsi

1. Karakteristik Program

Pusat Unggulan PAUD Tingkat Provinsi adalah

lembaga/satuan PAUD jalur non formal yang memiliki ciri:

a. Memiliki anak didik minimal 30 orang anak kelompok usia 2-4

tahun.

b. Memiliki dan menggunakan rencana pembelajaran yang

disusun berdasarkan kurikulum yang dikembangkan sendiri

oleh lembaga;

c. Memiliki rencana pembelajaran (setidaknya rencana tahunan

dan harian), yang dipergunakan minimal dalam satu tahun

terakhir.

d. Menggunakan pendekatan pembelajaran aktif yang

memperlihatkan kegiatan anak yang beragam sesuai dengan

minat belajarnya;

e. Memiliki catatan/laporan hasil pemantauan tumbuh kembang

anak, dan melakukan deteksi dini perkembangan anak.

f. Mengembangkan program layanan PAUD holistik, yang

dibuktikan dengan adanya program makan bersama,

pemeriksaan kesehatan dasar (pengukuran berat badan dan

tinggi badan dipandu oleh Tim Kesehatan).

g. Melayani minimal 2 jenis program PAUD (minimal Kelompok

Bermain dan Pos PAUD atau Taman Penitipan Anak dan Pos

PAUD) yang berpihak pada sasaran anak usia dini dari

kelompok menengah ke bawah selama 3 tahun.

h. Memiliki program pendukung lainnya sebagai penguat

program PAUD sehingga dapat dijadikan sebagai model bagi

lembaga PAUD yang ada di wilayah Provinsi.

12

2. Karakteristik Lembaga:

a. Memiliki Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga

Lembaga.

b. Memiliki Struktur Kepengurusan Lembaga yang jelas.

c. Memiliki gedung sendiri dengan luas tanah/gedung

keseluruhan minimal 500 m2 yang dapat digunakan kegiatan

in dan out door

 

 

 

.

d. Memiliki minimal 50% pendidik dengan tingkat pendidikan S1

dan telah mendapat pelatihan PAUD baik dilakukan di tingkat

Provinsi maupun dan tingkat nasional.

e. Rata-rata pendidik memiliki pengalaman kerja di bidang

penanganan anak usia dini minimal dua tahun.

f. Memiliki ratio pendidik:anak sekitar 1:10 – 15

g. Memiliki alat permainan yang mendukung kegiatan main

sensori-motorik, main peran dan main pembangunan dengan

jumlah memadai (sebanding dengan jumlah peserta didik).

h. Mengembangkan inovasi pembelajaran yang mampu

menjawab permasalahan umum yang muncul dan kerap

dirasakan sebagai kendala oleh lembaga PAUD pada

umumnya.

i. Mengembangkan program untuk orang tua secara reguler dan

berkesinambungan

j. Memiliki jaringan kerja dengan organisasi profesi PAUD

(Himpaudi dan Forum PAUD) di wilayahnya.

 

 

3. Besar Dana Program

Besarnya dana untuk PAUD Unggulan Provinsi sebesar

Rp. 300.000.000,- (

tiga ratus juta rupiah)

 

tiga ratus juta rupiah)

.

Dana program hanya

diberikan satu kali dan tidak ada dana lanjutan pada tahun

berikutnya.

 

 

4. Pemanfaatan Dana untuk:

a. Studi banding ke lembaga PAUD/pengelola program PAUD

tingkat Propinsi atau Nasional maksimal 10% dari nilai bantuan

yang diterima.

b. Peningkatan kualitas pendidik melalui pelatihan dan magang

di lembaga yang direkomendasikan oleh Direktorat PAUD,

maksimal 30%

13

c. Sosialisasi kepada masyarakat maksimal 10% dari nilai

bantuan yang diterima.

d. Pengadaan sarana pembelajaran termasuk alat permainan

edukatif di dalam dan di luar ruangan maksimal 20% dari nilai

bantuan yang diterima.

e. Pengadaan mebelair dan renovasi ringan maksimal 5% dari

nilai bantuan yang diterima.

f. Bantuan untuk peningkatan mutu dan atau pembinaan

terhadap pendidik atau pengasuh dari lembaga sekitar

(magang, pelatihan, pendampingan, observasi,

workshop,seminar, dll) maksimal 15% dari nilai bantuan yang

diterima.

g. Penyelenggaraan proses pembelajaran (insentif pendidik dan

tenaga kependidikan; ATK dan bahan habis pakai) maksimal

15% dari nilai bantuan yang diterima.

h. Pengembangan bahan belajar lokal maksimal 10% dari nilai

bantuan yang diterima.

i. Pengembangan proses pembelajaran yang inovatif maksimal

10 %.

j. Dana subsidi pendidikan untuk anak dari keluarga tidak

mampu selama 3 tahun sebesar minimal 10%.

Prosentase keseluruhan penggunaan dana tersebut diatas

adalah 100%.

14

BAB IV

PENYAMPAIAN DAN PENILAIAN PROPOSAL

A. Penyusunan Proposal

Proposal disusun oleh lembaga/satuan pendidikan anak usia dini

yang memenuhi persyaratan sebagaimana diatur dalam ketentuan

umum dan ketentuan khusus diatas.

B. Sistematika Proposal

Proposal yang diajukan terdiri atas 4 bagian, yaitu:

1. Sampul Depan

Memuat judul proposal, identitas lembaga serta alamat lengkapnya.

2. Surat Pengajuan dan Rekomendasi

Memuat pengajuan dari pengelola lembaga dan rekomendasi dari

Dinas Pendidikan setempat.

3. Isi Proposal

a. Pendahuluan

Memberikan deskripsi tentang:

1) latar belakang /kondisi nyata lingkungan dimana lembaga

berada,

2) luas jangkauan sasaran yang dapat dilayani secara

geografis

3) alasan yang rasional dan obyektif serta kekuatan lembaga

untuk menjadi Pusat PAUD Unggulan tingkat Kab/Kota

atau provinsi.

b. Program Lembaga

1) Menjelaskan jumlah anak didik yang sedang dilayani

perkelompok usia.

2) Menerangkan program pembelajaran/kegiatan harian

dengan (melampirkan Rencana Kegiatan Harian (RKH),

Rencana Tahunan, dan jadwal harian)

3) Menerangkan kegiatan pelaporan kegiatan atau

catatan/laporan hasil pemantauan tumbuh kembang anak

dengan (dilampirkan contoh raport anak).

4) Mencantumkan program lainnya yang mendukung

program PAUD, (disertai dengan foto kegiatan program).

15

c. Manajemen Lembaga:

1) Menerangkan visi misi lembaga (dilampirkan AD/ART

lembaga).

2) Mencantumkan jumlah ketenagaan yang tergabung dalam

lembaga disertai dengan tugas dan fungsinya (lampirkan

Stuktur epengurusannya)

3) Menerangkan kepemilikan gedung dan luas lokasi yang

digunakan (dilampirkan sertifikat tanah).

4) Menerangkan jumlah dan status pendidik, ratio,

pendidikan, pelatihan yang diikuti, masa kerja.

5) Menerangkan APE yang dimiliki; jenis, jumlah,

penggunaan; (dilampirkan foto APE).

6) Menerangkan keikutsertaan dalam organisasi yang terkait

dengan PAUD; sejak kapan, kedudukan dalam organisasi

dilampirkan kartu anggota.

d. Pembiayaan

Memberikan gambaran secara terinci besar dana yang

diajukan, rencana penggunaan dana, dan rincian

penggunaan/peruntukan dana tersebut.

e. Daya Dukung

Menguraikan daya dukung yang dimiliki oleh Lembaga sebagai

kontribusi pengembangan Pengembangan Pusat Percontohan

PAUD Kab/Kota atau Propinsi.

f. Dampak

Menguraikan tentang dampak yang dihasilkan dengan

dijadikannya Pengembangan Pusat Percontohan PAUD bagi

lembaga, sasaran didik, lingkungan masyarakat, dan lembaga

PAUD sekitarnya.

g. Tindak Lanjut

Menguraikan langkah rencana kegiatan apabila menjadi

Pengembangan Pusat Percontohan PAUD.

h. Penutup

4. Lampiran

Proposal dilengkapi dengan lampiran-lampiran sebagai

kelengkapan proposal yang antara lain (1) struktur organisasi; (2)

AD/ART; (3) data anak yang akan dibina; (4) data tenaga pendidik,

prasarana, sarana pembelajaran; (5) ijin operasional; (6) nomor

16

rekening lembaga; (7) Akta Badan Hukum/Notaris; (8) NPWP;

(9) Rencana Kegiatan Harian, Rencana Tahunan; (10) jadwal

harian; (11) photo kegiatan anak; (12) photo program pendukung,

(13) photo APE, (14) data pendukung lainnya.

C. Penyampaian Proposal

1. Proposal dari lembaga pengusul diajukan oleh Dinas Pendidikan

setempat.

2. Dalam hal ini Dinas Pendidikan setempat berkewajiban untuk:

a. Mengetahui secara pasti keberadaan dan kondisi lembaga

yang diajukan

b. Memberikan rekomendasi tentang kelayakan lembaga tersebut

untuk diajukan sebagai Pusat Unggulan PAUD.

c. Memilih atau menyeleksi proposal dari lembaga apabila jumlah

lembaga yang mengajukan lebih dari 1 lembaga.

3. Proposal Pusat Unggulan Propinsi disampaikan dalam amplop

tertutup dan ditujukan kepada :

Direktur Pendidikan Anak Usia Dini,

Direktorat Jenderal Pendidikan Non Formal dan Informal,

Departemen Pendidikan Nasional

Gedung E Lantai VII,

Komplek Perkantoran Depdiknas

Jalan Jenderal Sudirman, Senayan – Jakarta 10270

4. Untuk Percontohan PAUD tingkat Desa/Kelurahan/ Kecamatan dan

Kabupaten/Kota, proposal ditujukan kepada Kepala Dinas

Pendidikan Provinsi setempat

D. Tim Penilai

1. Unsur Tim Penilai

Tim penilai adalah orang-orang yang ditunjuk oleh Direktur PAUD

atau Kepala Dinas Pendidikan Provinsi.

2. Kriteria Tim Penilai

a. Bersikap jujur dan obyektif

b. Memahami teknik penilaian

c. Memahami program PAUD

d. Berpengalaman sebagai tim penilai

17

3. Tugas Penilai

a.

 

 

 

Merekapitulasi seluruh proposal yang masuk,

d. Melakukan seleksi dan penilaian termasuk observasi lapangan,

b. Membuat berita acara proses seleksi dan penilaian

c. Menyusun dan mengajukan matrik daftar lembaga penerima

dana bantuan penyelenggaraan program PAUD kepada

Direktur Pendidikan Anak Usia Dini, sebagai bahan lampiran

Surat Keputusan Penetapan Lembaga Penerima dana

bantuan penyelenggaraan program PAUD.

d. Meralat atau memperbaiki rekening lembaga yang salah

 

 

E. Kriteria Penilaian

1. Kejelasan alasan pengajuan sebagai Lembaga Unggulan PAUD

2. Kejelasan Tujuan dan harapan yang ingin dicapai dari pengajuan

sebagai Lembaga Percontohan

3. Kejelasan data sasaran

4. Kesesuaian dengan komponen karakteristik program dan

karakteristik lembaga.

5. Inovasi program pembelajaran (program apa yang sudah

dikembangkan, dibuktikan dengan kurikulum, rencana

pembelajaran, jadwal kegiatan, dan foto kegiatan).

6. Kejelasan kemanfaatan.

7. Kemampuan daya dukung yang dimiliki lembaga (status

kepemilikan, sarana dan prasarana pembelajaran yang ada,

kemampuan untuk berkembang).

8. Kejelasan dana yang diajukan (jumlah dana dan perinciannya,

efesiensi penggunaan dana)

9. Kejelasan tindak lanjut program Lembaga

Format penilaian terlampir.

F. Langkah – langkah Penilaian

Proses penilaian dilaksanakan dengan langkah-langkah sebagai

berikut :

1. Melaksanakan rapat pembentukan Tim Penilain yang dikukuhkan

dengan Surat Tugas Direktur Pendidikan Anak Usia Dini atau

Pejabat Pembuat Komitmen

18

2. Tim Penilai menghimpun proposal yang telah diterima Direktorat

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)

3. Penilaian umum untuk membuat daftar panjang (

 

 

 

long list)

lembaga

pengaju proposal

4. Penilaian secara cermat (

 

 

 

short list

) sesuai dengan Kriteria

penilaian yang ditetapkan oleh Direktorat PAUD,

5. Membuat laporan observasi kunjungan lapangan agar hasil

penilaian dapat dibandingkan dengan penilaian short list dan

dijamin keobyektifannya,

6. Membuat rekomendasi kepada Direktur Pendidikan Anak Usia Dini

mengenai calon lembaga yang layak menerima bantuan,

7. Membuat laporan akhir sebagai tim penilaian.

Berdasarkan hasil penilaian, Direktur/Kepala Dinas membuat Surat

Keputusan Penerima Dana Bantuan. Surat dimaksud dikirimkan ke

Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota setempat untuk diteruskan ke

lembaga penerima.

 

 

19

BAB V

PELAPORAN DAN PERTANGGUNGJAWABAN

A. UMUM

1. Penyampaian Laporan

a. Setiap lembaga yang telah menerima dana bantuan

(selanjutnya disebut lembaga) diharuskan menyampaikan

laporan kegiatan dan pertanggungjawaban keuangan kepada

Direktur Pendidikan Anak Usia Dini/Kepala Dinas Pendidikan

Provinsi setempat.

b. Paling lambat 2 minggu setelah dana masuk pada rekening

lembaga, lembaga diharuskan melaporkan penerimaan dana

kepada Direktur Pendidikan Anak Usia Dini/Kepala Dinas

Pendidikan Provinsi setempat baik secara tertulis maupun

melalui media elektronik (telepon, email, fax).

c. Laporan perkembangan penggunaan dana disampaikan

secara tertulis oleh lembaga secara berkala, 4 bulan setelah

dana diterima dan setiap 4 bulan berikutnya sampai

keseluruhan dana yang diterima selesai

dipertanggungjawabkan atau semua dana telah terpakai

semua.

d. Laporan akhir berisi laporan pelaksanaan program dan

pertanggungjawaban penggunaan dana secara keseluruhan.

2. Penggunaan Dana

a. Penggunaan dana bantuan harus mengacu pada ketentuan

dan aturan sebagaimana tertuang dalam akad kerjasama dan

pedoman yang telah ditetapkan oleh Direktorat Pendidikan

Anak Usia Dini.

b. Semua pengeluaran/penggunaan dana bantuan harus disertai

dengan bukti pengeluaran yang sah (sesuai dengan peraturan

yang berlaku di dalam penggunaan uang negara). Lihat di

bagian

 

 

 

B. Pengelolaan Administrasi Keuangan

, pada bab ini.

c. Semua bukti pengeluaran dibuat rangkap 2 (dua),dengan

peruntukan sebagai berikut. Lembar pertama (asli) untuk arsip

oleh lembaga penyelenggara dan lembar kedua disampaikan

bersamaan dengan laporan pelaksanaan program ke Direktur

 

 

20

Pendidikan Anak Usia Dini/Kepala Dinas Pendidikan Provinsi

setempat.

d. Pihak penerima bantuan wajib menyimpan dan

mengadministrasikan semua bukti pengeluaran keuangan

dengan sebaik-baiknya untuk persiapan pemeriksaan oleh

auditor (Inspektorat Jenderal Depdiknas, Badan Pemeriksa

Keuangan dan Pembangunan/BPKP, Badan Pemeriksa

Keuangan/BPK, Bawasda/Bawaska atau pihak berwenang

lainnya) dan disimpan untuk jangka waktu minimal 5 (lima)

tahun.

e. Batas akhir pertanggungjawaban keuangan adalah selama 1

(satu) tahun sejak diterimanya dana bantuan yang dibuktikan

dengan melampirkan fotokopi bukti penerimaan transfer dana

dari bank.

B. PENGELOLAAN ADMINISTRASI KEUANGAN

Pengelolaan/penggunaan dana bantuan diatur dengan ketentuan

sebagai berikut:

1. Pembelian Barang

a.

 

 

 

Kuitansi dan Bukti Pembelian

Setiap pembelian barang harus disertai bukti pembelian

berupa:

 

 

 

 

 

Kwitansi dari toko, lengkap dengan tanda tangan penjual

dengan dibubuhi stempel perusahaan/toko.

 

 

 

 

 

Faktur/Nota Pembelian.

b.

 

 

 

Materai dan kuitansi

 

 

 

Materai Rp 6.000,- (enam ribu rupiah) untuk pembelian di

atas Rp. 1.000.000,-

 

 

 

 

 

Materai Rp 3.000,- (tiga ribu rupiah) untuk pembelian

senilai Rp. 500.000,- sampai dengan Rp 1.000.000,-

Materai tersebut dilintasi tandatangan dan stempel

perusahaan/toko.

 

 

c.

 

 

 

Pajak (PPN dan PPh)

Setiap pembelian barang dengan nilai di atas

Rp. 1.000.000,- (satu juta rupiah) dipungut PPN sebesar 10%

dan PPh Ps. 22 sebesar 1,5%. Contoh, pembelian ATK senilai

Rp 1.100.000,-, maka perhitungan pajaknya:

 

 

21

 

 

 

PPN: 100/110 X Rp 1.100.000 X 10% = Rp 100.000,-

 

 

 

PPh: 100/110 X Rp 1.100.000 X 1,5% = Rp 15.000,-

2. Pembelian Konsumsi

Pembelian konsumsi dapat dilakukan melalui catering atau rumah

makan. Kelengkapan bukti pembelian konsumsi, misalnya dalam

rangka sosialisasi terhadap masyarakat, ketentuannya sama

dengan pembelian barang.

3. Pembayaran Honorarium

a. Setiap pembayaran honorarium harus ada bukti kuitansi

penerimaan uang dari penerima honor (tidak boleh diwakilkan).

b. Pembayaran honorarium harus dipungut PPh Ps. 21 dengan

ketentuan:

 

 

 

Honorarium yang diberikan kepada tenaga berstatus PNS

golongan II/d ke atas.

 

 

 

 

 

Honorarium yang diberikan kepada tenaga berstatus non

PNS adalah untuk kelebihan uang honorarium dari batas

Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) yang jumlahnya

ditentukan oleh Direktorat Jenderal Pajak.

c. Besar Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) untuk diri Wajib

Pajak orang pribadi adalah Rp. 15.840.000,- per tahun

(Undang-undang Nomor 36 Tahun 2008) atau Rp. 1.320.000,-

per bulan.

 

 

4. Penyetoran Pajak

Lembaga berkewajiban untuk:

a.

 

 

 

Menyetorkan hasil pungutan pajak kepada Kas Negara

b.

 

 

 

Melampirkan copy semua bukti setor pajak tersebut dalam

laporan akhir.

 

 

5. Ketentuan lain

a. Bagi lembaga yang telah memiliki nomor pokok wajib pajak

(NPWP) lembaga, wajib menggunakan NPWP lembaga yang

bersangkutan.

b. Bagi lembaga yang belum memiliki NPWP maka dapat

menggunakan NPWP bendahara pengeluaran satuan kerja

pemberi bantuan (Dinas Pendidikan Propinsi).

c. Untuk memudahkan, NPWP Bendahara Pengeluaran Satuan

Kerja dimasukkan dalam salah satu pasal dalam akad

kerjasama dana bantuan PAUD.

22

d. Lembaga tidak diperkenankan memecah pembelian dengan

tujuan menghindari pembayaran pajak.

6. Pergeseran Penggunaan Dana

Pergeseran pembiayaan yang berbeda dengan yang

dicantumkan dalam proposal harus memperoleh persetujuan

tertulis dari Direktur Pendidikan Anak Usia Dini/Kepala Dinas

Pendidikan Provinsi setempat.

C. LAPORAN AKHIR

1. Laporan akhir disampaikan kepada Direktur Pendidikan Anak Usia

Dini/Kepala Dinas Pendidikan Provinsi setempat setelah

keseluruhan kegiatan yang diusulkan dalam proposal selesai

dilaksanakan.

2. Laporan akhir berisi laporan pelaksanaan program dan

pertanggungjawaban penggunaan dana secara keseluruhan, yang

terdiri atas 4 bagian, yaitu:

a. Halaman Sampul

Halaman sampul harus memuat judul laporan (jenis kegiatan),

nama lembaga pelapor (sesuai dengan Akad) dan alamat

lengkap lembaga.

b. Pengantar

Dalam pengantar laporan harus ditandatangani oleh

penanggungjawab kegiatan sesuai dengan Akda

c. Isi Laporan

Lembar isi laporan menggunakan sistematika sebagai berikut:

1)

 

 

 

Bagian 1, Pendahuluan.

Berisi uraian tentang: kapan

dana mulai diterima dan digunakan; rencana kegiatan

sesuai dengan yang diajukan di proposal; siapa saja yang

akan terlibat atau dijadikan sasaran dalam setiap

kegiatan; dan jadwal pelaksanaan kegiatan

2)

 

 

 

Bagian 2, Pelaksanaan Program.

Berisi uraian realisasi

dari rencana yang tercantum dalam proposal tentang:

langkah-langkah yang ditempuh dalam merealisasikan

kegiatan program; kegiatan apa saja yang sudah

terrealisasi dari sejumlah program yang direncanakan;

dan permasalahan yang dihadapi selama pelaksanaan

program disertai upaya pemecahan masalah yang telah

 

 

23

dilakukan dengan memperhatikan faktor penghambat dan

faktor pendukung. Perlu juga diuraikan tentang hasil yang

diperoleh dari upaya pemecahan masalah tersebut

3)

 

 

 

Bagian 3, Hasil Yang Dicapai

. Menguraikan inovasi yang

dikembangkan oleh lembaga dan atau perubahan/dampak

terhadap pembelajaran, peserta didik, pendidik, orangtua,

dan masyarakat

4)

 

 

 

Bagian 4, Penggunaan Dana

. Menguraikan seluruh

komponen-komponen penggunaan dana sesuai dengan

keadaan riil di lapangan

5)

 

 

 

Bagian 5, Tindak Lanjut

. Berisi uraian tentang langkahlangkah

yang dilaksanakan untuk menyelesaikan

pelaksanaan program selama paroh waktu sampai

tercapainya sesuai dengan yang diharapkan; realisasi

bagaimana tindak lanjutnya setelah mendapatkan dana

dan mewujudkan langkah-langkah untuk kedepannya

supaya lebih maju dan bisa sebagai unggulan

didaerahnya; dan upaya pencapaian target/sasaran yang

telah ditetapkan (apabila terjadi ketidaksesuaian antara

rencana dan pelaksanaan program)

6)

 

 

 

Bagian 6, Penutup.

Berisi uraian tentang kesimpulan,

saran dan harapan

d. Lampiran

Berisi dokumen-dokumen tertulis, foto-foto terkait, dan bukti

penggunaan dana sesuai dengan ketentuan yang telah

diuraikan di atas, seperti copy semua bukti pembelian, copy

semua kuitansi penerimaan honor, dan copy semua bukti setor

pajak.

 

 

24

Lampiran 1

Daftar Lembaga Pengusul Proposal

DAFTAR LEMBAGA PENGUSUL PROPOSAL

PUSAT UNGGULAN PROGRAM PAUD

No Nama Lembaga

Pengusul Alamat Jenis Program

1. ……………………………. …………………… …………………….

2. ……………………………. …………………… …………………….

3. ……………………………. …………………… …………………….

4. ……………………………. …………………… …………………….

……………………………. …………………… …………………….

……………………………. …………………… …………………….

……………………………. …………………… …………………….

……………………………. …………………… …………………….

……………………………. …………………… …………………….

……………………………. …………………… …………………….

……………………………. …………………… …………………….

……………………………. …………………… …………………….

……………………………. …………………… …………………….

……………………………. …………………… …………………….

……………………………. …………………… …………………….

……………………………. …………………… …………………….

……………………………. …………………… …………………….

……………………………. …………………… …………………….

……………………………. …………………… …………………….

……………………………. …………………… …………………….

………………., ………….

Tim Penilai:

1. …………… …………… ( Ketua )

2. …………… …………… ( Anggota)

3. …………… …………… ( Anggota)

25

Lampiran 2

Contoh Format Penilaian

FORMAT PENILAIAN PUSAT UNGGULAN PROGRAM PAUD

No Aspek Indikator Nilai

tertinggi

Nilai yang

dicapai

1. Sampul a. KejelasanJudul Proposal

b. Kejelasan identitas lembaga

pengusul

c. Kejelasan alamat lembaga pengusul

1

2 Lembar

Pengesahan

d. Ada lembar pengesahan/

rekomendasi Dinas,

e. rekomendasi Himpaudi

f. Tandatangan Lembaga Pengusul

2

3 Pendahuluan g. Ada data anak usia dini di

lingkungan yang tidak tertangani

h. Ada data tentang luas jangkauan

lembaga dalam melayani PAUD saat

ini

i. Kejelasan alasan mengusulkan

menjadi Pusat Unggulan

j. Kejelasan tujuan menjadi Pusat

Unggulan

3

4 Sasaran k. KejelasanJumlah anak yang dilayani

l. Kejelasan identitas sasaran (usia,

jenis kelamin, nama dan pekerjaan

orang tua)

2

5 Lokasi m. Kejelasan tempat kegiatan

n. Kejelasan status tempat yang

digunakan

o. Luas area lembaga

3

6 Program

Pembelajaran

p. Jumlah program yang

diselenggarakan

q. Menyusun program kegiatan

tahunan

r. Memiliki program kegiatan harian

s. Kegiatan pembelajaran aktif dilihat

dari jadwal kegiatan harian dalam

satu minggu

20

26

No Aspek Indikator Nilai

tertinggi

Nilai yang

dicapai

t. Frekuensi kegiatan dalam satu

minggu setiap program

u. Lamanya layanan kegiatan setiap

hari di setiap program

7 Inovasi

Program

v. Keunggulan/keunikan program yang

dikembangkan lembaga

w. Efek dari keunggulan/keunikan

program terhadap anak dan

masyarakat sekitar

8

8. Penilaian

Program

x. Melakukan penilaian secara berkala

y. Kesesuaian proses penilaian dengan

kebutuhan perkembangan anak

z. Memiliki format/buku laporan anak

10

9 Program

Pendukung

å. Memiliki program pendukung untuk

orang tua (parenting, TBM, dll)

5

7 Legalitas ä. Berbadan Hukum

ö. Memiliki Izin Operasional dari Dinas

Pendidikan

aa.Memiliki NPWP Lembaga

bb.Memiliki Rekening Lembaga

cc.Memiliki Akta Kepemilikan tanah dan

bangunan

dd.Memiliki AD/ART Lembaga

15

8 Ketenagaan hh.Jelas Struktur kepengurusan

ii. Latar belakang pendidikan pendidik

jj. Status pendidik (tenaga yayasan

atau PNS)

kk. Pengalaman pelatihan yang relevan

ll. Ratio pendidik dengan anak

mm. Masa kerja masing-masing

pendidik

8

9 Dana kk. Sumber dana yang dimiliki selama ini

ll. Partisipasi orang tua dalam

pembiayaan

mm. KejelasanJumlah dana yg

diajukan

nn. Kejelasan rencana penggunaan

dana

a) Kesesuaian besar dana tiap

10

27

No Aspek Indikator Nilai

tertinggi

Nilai yang

dicapai

komponen dengan alokasi yang

ditetapkan

10 APE b) Kejelasan sarana/prasarana/APE

yang sudah dimiliki

c) Penggunaan APE

3

Rencana

Tindak Lanjut

d) Menguraikan rencana/ program

kerja yang akan dilakukan jika

terpilih menjadi Pusat PAUD

e) Kesiapan untuk mendukung

rencana/program tersebut di atas

5

11 Lampiran f) Sertifikat berbadan Hukum

g) Izin Operasional

h) NPWP

i) Rekening Lembaga

j) AKTA Kepemilikin tanah dan

bangunan

k) AD/ART lembaga/Yayasan

l) Struktur Kepengurusan

m) Rencana Tahunan

n) Rencana Kegiatan Harian (RKH)

o) Jadwal Kegiatan Harian

p) Contoh Raport Anak

q) Photo kegiatan anak

r) Photo kegiatan pendukung

s) Photo APE yang dimiliki

t) Rincian Dana yang diajukan

5

JUMLAH 100

……………………..,………

Penilai

(………………………)

28

Lampiran 3:

Contoh Format Tabulasi Hasil Penilaian Tahap 1.

REKAPITULASI HASIL PENILAIAN PROPOSAL

PUSAT UNGGULAN PROGRAM PAUD

No Nama

Lembaga

Penilai

1

Penilai

2

Penilai

3

Penilai

4

Jml

nilai Rankking

1.

2.

3.

4567891

0

11

12

13

14

15

16

17

18

……………….. ,…… ,..

Tim Penilai

1. ……………………. ……………… ( Ketua )

2. ……………………. ……………… (

 

 

 

Anggota

)

3. ……………………. ……………… (

 

 

 

Anggota

)

4. ……………………. ……………… (

 

 

 

Anggota

)

dst.

29

Lampiran 4:

Contoh Format Penilaian Lapangan

FORMAT PENILAIAN LAPANGAN

Nama Lembaga: ………

Jenis Program : ………

NO INDIKATOR NILAI

TERTINGI

NILAI YG

DICAPAI

1 Lokasi

- Kejelasan tempat kegiatan

- Kejelasan status tempat yang

digunakan

- Kedekatan lokasi dengan

tempat tinggal sasaran

10

2 Ketenagaan

- Ada Struktur kepengurusan

- Kesesuaian Jumlah tenaga

Pendidik, latar belakang

pendidikan, dan pengalaman

pelatihan yang relevan

dengan proposal

15

3 Sasaran

- Kesesuai Jumlah sasaran

layanan

- Kejelasan identitas sasaran

(usia, jenis kelamin, nama

orang tua, pekerjaan orang

tua)

10

4 Program

- Kesesuaian program dan

kurikulum di proposal dengan

kondisi riil di lapangan

- Adanya Kurikulum dan

30

30

NO INDIKATOR NILAI

TERTINGI

NILAI YG

DICAPAI

program pembelajaran yang

jelas

- Kesesuaian pengelolaan

kegiatan pembelajaran dngan

kebutuhan anak

- Frekuensi kegiatan dalam

seminggu

- Waktu pelaksanaan kegiatan

- Jadwal materi kegiatan main

dalam satu minggu

5 Dana

- Kesesuaian rencana

penggunaan anggaran

dengan kebutuhan lapangan

15

6 Pendukung

- Kejelasan

sarana/prasarana/APE yang

sudah dimiliki

- Dukungan orang tua dalam

pendanaan

- Dukungan dari masyarakat

dan tokoh lingkungan

15

7 Lain-lain

- prestasi yang diraih

- dll

5

JUMLAH 100

…………, ………., ……

Penilai

(………………………)

31

Lampiran 5:

Contoh Format Tabulasi Hasil Akhir Penilaian

HASIL AKHIR PENILAIAN PROPOSAL

PUSAT UNGGULAN PROGRAM PAUD

No Nama

Lembaga

Judul

Proposal

Jenis

Program

Nilai

Akhir Rangking

……….., ………….., ………..

Tim Penilai

a. …………………… …………… ( Ketua )

b. …………………… …………… ( Anggota )

c. …………………… …………… ( Anggota )

d. …………………… …………… ( Anggota )

e. dst

32

Lampiran 6:

Contoh Berita Acara Penilaian Proposal

CONTOH BERITA ACARA

PENILAIAN PROPOSAL

PUSAT UNGGULAN PROGRAM PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD)

DIREKTORAT PENDIDIKAN ANAK USIA DINI /

DINAS PENDIDIKAN PROVINSI ………..

Nomor: …………………….

Tanggal: …………………..

Pada hari ini ………… tanggal ………. bulan …….. tahun ……..

bertempat di ……….. , jalan ………………….., telah diadakan rapat

penilaian proposal dana Pusat Unggulan program Pendidikan Anak

Usia Dini jalur Non-Formal dan Informal untuk jenis program Taman

Penitipan Anak, Kelompok Bermain, dan Satuan PAUD Sejenis.

Rapat dimulai pk ……… yang dipimpin oleh ………….. selaku Ketua Tim

Penilai yang ditunjuk berdasarkan SK…………….Nomor ……………….

Tanggal ……………….. dengan beranggotakan ………….. orang.

Acara Rapat mencakup:

1. Menelaah hasil penilaian tahap 1

2. Menelaah hasil penilaian lapangan

3. Penetapan nama lembaga yang diusulkan untuk dapat menerima

dana Pusat Unggulan

Berdasarkan hasil penilaian administrasi pada tahap pertama dan

penilaian lapangan, maka ditetapkan nama-nama lembaga yang

diusulkan menerima dana Pusat Unggulan program PAUD.

Hasil rapat sebagai berikut:

No Nama

Lembaga

Judul Proposal Jenis

Program

Nilai

Akhir

Ranking

33

Setelah seluruh Tim Penilai menyepakati hasil penilaian proposal,

rapat ditutup oleh Ketua Tim Penilai pada pukul ………….. Selanjutnya

Berita acara penilaian proposal dan berkas- berkas penilaian lainnya

akan diserahkan ke Direktur Pendidikan Anak Usia Dini / Kepala

Dinas Pendidikan Provinsi …………….. sebagai pertanggungjawaban

atas tugas yang sudah diberikan.

Demikian Berita Acara ini dibuat dengan ditandatangi oleh seluruh

Tim Penilai untuk selanjutnya dapat digunakan sebagaimana

mestinya.

……………….., ……………….

Tim Penilai

1. ………………………….. ………………….( Ketua )

2. ………………………….. …………………..( Anggota )

3. ………………………….. …………………..( Anggota )

4. ………………………….. …………………..( Anggota )

34

Lampiran 7:

Contoh Laporan Perkembangan Penggunaan Dana

KOP Lembaga (Logo, Nama Lembaga, Alamat Lengkap)

LAPORAN PERKEMBANGAN PENGGUNAAN DANA

PUSAT UNGGULAN PROGRAM PAUD

TINGKAT DESA/KEL/KEC//KAB/KOTA/PROV …………………………….

TAHUN …………….

Keadaan Per Bulan ……………………………………..

No Komponen Penggunaan Dana (Rp)

Dana Alokasi Realisasi Sisa Keterangan

1.

2.

3.

4.

5.

Dst

JUMLAH

Penanggungjawab Program, Bendaharawan,

………………………………………. ……………………………….

 

 

 

 

                         PENYALURAN DANA BANTUAN

                    PENGEMBANGAN PUSAT UNGGULAN

                PROGRAM PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

                        DESA/KELURAHAN/KECAMATAN,

                       KABUPATEN/KOTA DAN PROVINSI

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

The Silver is the New Black Theme. Blog at WordPress.com.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: